KONSEP YANG BERBEDA

 "lelah tidak?" dengan suara lembut syika bertanya.


"ahhhhhh! Sangat dan sungguh melelahkan" jawabku dengan sedikit lesu.


"Sekarang bagaimana selanjutnya?" mungkin Syika ingin tau tentang perasaan yang dirasakan sahabatnya yang satu ini.


Aku menghela nafas berulang kali, sebelum menjawab

pertanyaan Syika. Menetralkan segala perasaan yang aku rasakan, mencoba memberi ketenangan di hati dan dipiranku saat ini.


"bukan kah hidup ini akan terus berjalan? Bukan kah hidup ini harus ada tujuan dan tempat berpulang?" sebaliknya aku beri rentetan pertanyaan ku saat ini terhadap Syika.


Diam, kami hanya diam tanpa berkata sepatah kata pun. Memasuki dunia pikiran masing-masing, sesekali menghela nafas, sesekali meneguk minuman yang ada  di depan kami saat ini.


Ahhh....

"Mungkin terkadang takdir yang baik belum mampu bersinggah dengan hidup kita sekarang" jawabku setelah selang beberapa menit.


"tidak " sangkal syika, melanjutkan meneguk minumannya.

"bukankah kebahagian dan kesedihan akan terus berjalan mengikuti perjalanan hidup kita? Takdir itu terkadang bukankah menurut pendapat kita masing" lanjutnya


Benar jika kita bilang baik maka akan baik, sebaliknya jika kita bilang buruk maka itu terlihat buruk. Tidak akan pernah sama pandangan syika dan pandanganku terhadap sesuatu hal.


"Menyikapi" tergantung bagaimana cara kita menyikapi sesuatu hal itu. Terkadang memaksakan pikiran akan menemui jalan buntu. Sebaliknya terkadang  menyikapi dengan tenang menemukan solusi yang tepat.


Tidak akan pernah bisa disatukan konsep ku dan konsep syika hanya dengan menerima dan salah satu mengalahkan ego sehingga konsep itu dapat disatukan kembali.


Jangan pernah berharap yang datang terbaik, jika diri sendiri belum mampu menjadi baik. Sang pencipta tahu kekuatan dan kemampuan kita masing-masing. Jadi tidak akan pernah salah menempatkan segala sesuatunya.


Menyikapi dan menerima dengan konsep yang lebih tenang, menghadapi yahh walaupun itu menguras mental dan pikiran. Namanya hidup segala sesuatunya pasti hidupkan, tapi segala sesuatunya akan berlalu juga percaya saja.



PUTRI YULANTIKA


Komentar