MOTIVASI DARI HAL TERKECIL

MOTIVASI BAGI SEORANG GURU ATAU PEMBINGBING (LES) DALAM HAL PELAYANAN MENGAJAR UNTUK BERFIKIR POSITIF DARI HAL TERKECIL


      Tulisan ini mungkin akan bermanfaat bagi para pengajar. Khususnya guru SD,Tk dan guru pembimbing di rumah (les). Bagi usia anak itu berbeda-beda, pastinya. Tingkat perubahaan di dalam diri seorang anak berubah-ubah sesuai umur mereka. Khususnya bagi anak umur enam-delapan tahun,saya akan lebih fokus untuk anak berumur enam-delapan tahun. Karna kita sendiri sebagai guru atau pembingbing tidak dapat mengendalikan setiap keadaan atau kejadian-kejadian diluar batasan kita. Tapi jika pikiran-pikiran kita diambil alih oleh pikiran positif,maka akan sangat terbantu dalam menjalankan tugas kita sebagai guru atau pembingbing dalam pelayanan mengajar ini.



Jadikan Mereka Sahabat Kecil


    Tentu saja peran orang tua lah yang paling menonjol. Atas segala bimbingan-bimbingan yang diterima seorang anak diluar rumah itu hanya bonus kecil. Tapi dari pengalaman pribadi saya,walaupun hanya satu jam setengan tiga kali pertemuan dalam satu minggu. Kita sebagai pembingbing cukup ambil peran yang sangat berpengaruh. Kuncinya jangan asal mengajar,jangan asal memberi materi kepada setiap anak. Sulit memang,apapun kegiatan yang kita lakukan dengan sepenuh hati. Akan mendapati jalan-jalan buntu yang membuat kita asal melaksanakan tugas saja. Tantangan-tantang yang kita hadapi akan terus mengejar kita sampai kita menuntaskan suatu tantangan itu. Jangan bimbang dan jangan ragu,kendalikan emosi-emosi yang datangnya dari dalam diri kita sendiri.


      Setiap pertemuan usahakan ajak mereka berdoa terlebih dahulu sesuai agama masing-masing. Setelah berdoa ajak mereka bernyanyi satu atau dua lagu.Tanpa disadari jika melakukan hal itu semangat mereka akan bertambah. Lakukan dan laksanakan setiap pertemuan akan membantu kedisiplinan mereka. Dalam hal berdoa dan bernyanyi.

Ingat kan mereka juga dirumah jangan malas berdoa,ibadah dan lain sebagainya yang berbau keagamaan.


    Kenali karakter setiap anak,mungkin bagi guru sd akan lebih sulit. Karena murid yang banyak,tapi bagi guru pembingbing (les), lebih mudah mengenali karakter setiap anak.

Cara mengenali karakter setiap anak,tanya mereka dengan berbagai pertaanyaan. Contoh, apa yang mereka sukai? Apa yang mereka tidak sukai? Pelan-pelan saja jangan terburu-buru,karna pengenalan karakter lebih sulit. Tapi jika dilakukan setiap pertemuan dengan rutin dan disiplin itu akan lebih mudah mengenali karakter seorang anak.


    Sambil belajar bawa mereka dalam cerita. Maksudnya, bermain sambil belajar. Tidak fokus ke belajar saja dan tidak fokus ke cerita atau bermain saja. Istilah lagu lama " yang sedang-sedang saja". 

Selalu ceria itu kewajiban yang sangat terbebani,sungguh pengalaman pribadiku itu berat sekali.

Ajak kompromi otak sendiri perkatakan "jangan terbebani" ulang-ulang hingga merasa lebih baik.

      Dimana kita dewasa ini memasang topeng yang ceria dan digabung dengan banyaknya beban kita,itu sungguh sulit.  Tapi disaat bersamaan lama kelamaan akan semakin terbiasa istilah lagu lama "ala biasa karna terbiasa" cocok anda rasa heheheh


 Mereka adalah generasi penerus kita,alangkah baiknya jika kita tanamkan sejak dini hal-hal yang positif kepada setiap anak. Ambil pengalaman-pengalaman yang baik untuk dipraktekan. Karena teori saja tidak mencukupi,paling efektif dibarengi dengan praktek.


Selamat berjuang untuk guru-guru dan pembingbing (les). Selamat melayani setiap pekerjaan kalian,jangan mudah putus asa,jangan mudah menyerah tapi lebih banyak berserah. Ada upah besar menanti di hadapan anda,tidak percaya coba saja kita akan menikmati hasilnya dengan kelegaan batin,yang tak dapat dibeli dimanapun juga. Dan tak dapat dibayar dengan harga sebesar apapun. 


Putri yulantika


Komentar