DARI DALAM DIRI SENDIRI

Dari Dalam Diri Sendiri


Tanpa kita sadari tekanan-tekanan yang kita terima itu membuat kita rapuh. Permasalahannya bukan tekanan-tekanan dari luar diri kita,melainkan dari dalam diri kita sendiri. Pikiran kita sendirilah yang menumbuhkan satu persatu tekanan-tekanan itu. Mengakibatkan dampak yang negatif terhadap diri sendiri.


Pernahkah kalian merasakan depresi yang berlebihan? Itu timbul dari tekanan-tekanan dari dalam diri sendiri. Akibatnya sangat fatal loh,pikiran-pikiran akan dirasuki dan di penuhi dengan pikiran negatif.


Timbul rasa ingin menyerah,menyesal ada di dunia ini,tidak adanya gairah untuk menjalani hari-hari. Kecemasan-kecemasan yang berlebihan,kekhawatiran yang berlebihan,dihantui oleh rasa takut yang berlebihan. Bukankah itu semua berdampak tidak baik untuk diri sendiri.


Mental dan karakter yang tangguh perlahan akan terkikis satu persatu. Kerugian yang sangat fatal untuk diri sendiri,sangat merugikan. Bukankah banyak sekali kita melihat dan mendengar banyaknya kasus bunuh diri. Banyak penulis dan peneliti membuat bentuk-bentuk berbagai macam tulisan tentang bunuh diri.

Keinginan bunuh diri atau menyerah akan hidup sendiri, Itu semua datangnya dari dalam diri sendiri, tanpa kita sadari.


Dilingkungan kita,di daerah kita,di negara kita,bukankah ada semacam hal ini. Mereka menyerah akan hidup mereka sendiri. Beberapa negara-negara dengan kasus bunuh diri tertinggi. Contoh,Negara Lesotho 72,4 orang per 100.000 penduduknya bunuh diri. Negara Amerika selatan (Guyana) 

40,3 orang per 100.000 penduduknya bunuh diri. Negara Eswatini terletak di  selatan Afrika, Korea selatan dan masih banyak lagi negara-negara lainnya. Wahh!! Mengkagetkan bukan?


Apa yang membuat mereka menyerah? Bukankah hidup ini indah? Bukankah hidup ini singkat dan hanya sekali? Ya! Tanpa di sadari keinginan bunuh diri atau menyerah semuanya itu datang dari dalam diri sendiri.


Jangan menganggap sepele jika sudah menuju tingkat depresi berlebihan. Cepat lakukan tindakan-tindakan yang positif,ambil alih pikiran yang negatif ke yang positif.


Banyak hal yang dapat dilakukan salah satunya membaca buku,buku-buku yang memfilter otak kita untuk berpikir positif. Konsultasi dengan teman atau rekan yang kita percaya. Pergaulan yang positif,mencari teman yang bisa membangun kita berpikir positif. Mengarahkan pikiran dengan sekuat tenaga ke arah pikiran positif.


"INGAT!" Hanya diri kita sendiri yang dapat mengatasi pikiran kita. Contoh dan cara di atas hanya akan memberi sedikit dampak terhadap kita. Pengaruh yang terbesar adalah dari dalam diri kita sendiri. Berusahalah mengatasinya secara berlahan-lahan. Pelan-pelan ajak diri ini untuk berdamai dan membuang pikiran yang berlebihan.


Bukan satu kesalahan jika memang ada keinginan hal-hal tersebut. Hanya saja pikirkan kerugian yang kita terima,sangat besar kerugiannya bukan. Hidup hanya sekali,tetapi mengakhiri dengan tiada arti. 


Penuhi dan isi pikiran-pikiran yang ada dalam diri sendiri dengan hal-hal positif. Bagi waktu dengan baik untuk menyenangkan diri sendiri,jangan terlalu fokus mencari kesenangan dunia. Ingat! Hidup hanya sekali,maka dari itu pergunakan lah sebaik-baiknya dengan hal-hal yang berdampak positif terhadap diri sendiri. Tidak gampang dan tidak mudah,hanya saja jika keinginan untuk  merubah pikiran itu lebih di utamakan,maka perlahan-lahan tapi pasti akan membuahkan hasil yang positif. 

Bertahanlah dan berjuanglah untuk diri sendiri,sehingga mampu memberikan dampak yang positif terhadap keluarga,lingkungan dan sekitar kita.


Putri yulantika


Komentar